Pusat Ilmu Secara Detil

Memahami fungsi tipe data float pada php

Memahami fungsi tipe data float pada php

Tutorial pemrograman sebelumnya kita telah membahas tentang fungsi tipe data integer beserta contoh penggunaanya pada pemrograman PHP

Dalam tutorial lanjutan memahami tipe data php, disini kita akan menyinggung tentang tipe data float. Tipe data float ini bisa dikatakan bilangan real dalam matematika, dimana bilangan ini dinyatakan dalam bilangan berkoma seperti : 2.5, 32.89 dsb. Dalam bahasa pemrograman bilangan berkoma tersebut diistilahkan bilangan floating point (istilah dalam bahasa Inggris untuk menyebut tanda titik yang menandakan bilangan berkoma). 


Dalam implementasinya apabila sebuah variabel atau lebih diassign dengan bilangan decimal (berkoma), kemudian dilakukan sebuah operasi, misal operasi penjumlahan kemudian menghasilkan bilangan bulat (integer), maka tetap akan dianggap bilangan floating point  (perhatikan contoh program. 2).

Cara penulisan tipe data float

Untuk menggunakan tipe data float dalam pemrograman PHP, terdapat dua cara atau notasi :
1. Common notation
Disini penulisan tipe data float dituliskan seperti penulisan bilangan berkoma sehari-hari, seperti : 5.17, 0.89, 3.14.

2. Scientific notation
Dalam penulisan tipe data float model scientific notation menggunakan simbol E, yang arti dari simbol tersebut adalah E= 101.
Contoh.1
$bil1 = 0.852E2, memiliki arti 0.852*102 = 85.2
Contoh.2
$bil2 = 0.852E-2, memiliki arti 0.852*10(-2) = 0.00852


Contoh Program.1

Contoh.1 merupakan contoh penerapan bilangan floating point dengan model common notation :
<?php
$a = 0.12; 
$b = $a*2;

var_dump($b);
echo "<br>";

$d = 1.12 + 0.0082;
echo $d;
?>
Outputnya :
float(0.24)
1.1282
Perhatikan pada outputnya, hasil pertama dicetak dengan tipe datanya, hal ini karena kita mencetaknya menggunakan keyword var_dump, sedangkan pada hasil kedua tidak dicetak tipe data (karena menggunakan echo).


Contoh Proram. 2

Contoh.2 ini kita akan memberikan contoh dengan menggunakan scientific notation :
<?php
$a = 0.12e2; 
$b = $a*2;

var_dump($b);
echo "<br>";

$d = 1.12E2 + 0.0082E4;
var_dump($d);
?>
Outputnya :
float(24)
float(194)
Seperti yang terlihat pada output, hasil akhirnya menghasilkan bilangan bulat positif yang biasa kita kenal dengan tipe data integer. Namun karena pada awalnya salah satu bilangan atau lebih diassign dengan bilangan decimal (float), maka hasil akhir tetap dianggap sebagai bilangan floating point.

Tutorial PHP Tipe data lainnya :

Share this:

You Might Also Like:

Disqus Comments