Pusat Ilmu Secara Detil

Empat Jenis Tipe Data Integer pada Pemrograman Java

Empat Jenis Tipe Data Integer pada Pemrograman Java


Ketika kita mengassign sebuah variabel dengan sebuah nilai, tentunya kita harus mengetahui nilai tersebut termasuk dalam kategori tipe data apa ?. Hal ini dilakukan agar hasil yang diharapkan memberikan output yang benar dan presisi.

Mungkin sebagian dari kita sudah mengenal yang namanya tipe data dalam bahasa pemrograman tertentu. Namun yang perlu diketahui, kemungkinan ada perbedaan dari sisi range data suatu tipe data antara satu bahasa pemrograman dengan bahasa pemrograman lainnya.

Nah beranjak dari persoalan diatas, dalam kesempatan ini Tutorial Pengenalan Java akan mengdiskusikan tipe data Integer.

Dalam pembahasan ini kita akan mengenali jenis-jenis tipe data Integer yang terdapat dalam bahasa Java. Dan pada bagian akhir tutorial ini akan disajikan contoh program dari masing-masing jenis tipe data Integer tersebut.

Pengertian tipe data Integer

Tipe data integer adalah suatu tipe data yang mememiliki nilai bilangan bulat positif dan  juga bilangan bulat negatif dan baik bilangan bulat positif dan negatif tidak mengandung bilangan pecahan atau desimal (berkoma).

Contoh dari tipe data integeri :   2, -2, -100, 4, 129

Jenis-jenis tipe data Integer pada Java

Pada pemrograman java terdapat empat jenis integer yang berbeda-beda, dimana tujuannya untuk mengakomodasi jumlah ukuran yang berbeda. Semua jenis tipe data integer ini mampu menyimpan nilai positif maupun negatif.

Berikut ini adalah keempat jenis tipe data integer tersebut :
  • byte memiliki range nilai -128 s.d 127. Tipe data ini memiliki jumlah bit 8
  • short memiliki range nilai -32,768 s.d 32,767. Tipe data ini memiliki jumlah bit 16. Nilai koma dalam 32,767 bukanlah nila koma seperti dalam penggunaan keseharian kita. Nilai koma tersebut adalah titik, sedangkan bilangan berkoma dalam bahasa pemrograman dilambangkan dengan tanda titik.
  • int memiliki range nilai -2,147,483,648 s.d 2,147,483,647. Tipe data memiliki jumlah bit 32.
  • long memiliki range nilai -9,223,372,063,854,775,808 s.d 9,223,372,063,854,775,807. Tipe data ini memiliki bit 64.

Contoh Penggunaan tipe data byte

import java.util.Scanner;
class tipedata
{
	public static void main(String args[])
	{
		Scanner scan = new Scanner(System.in);
		byte nilai;
		System.out.print("Masukkkan Nilai Pertama:");
		nilai = scan.nextByte();
		
		System.out.println("Nilai yang dimasukkan adalah :"+nilai);
	}
}

Output :
Masukkkan Nilai Pertama:127
Nilai yang dimasukkan adalah :127

Jika kita menginputkan nilai yang diluar range-nya, misal nilai 128 maka akan muncul pesan exception seperti berikut :
Masukkkan Nilai Pertama:128
Exception in thread "main" java.util.InputMismatchException: Value out of range.
 Value:"128" Radix:10
        at java.util.Scanner.nextByte(Scanner.java:1887)
        at java.util.Scanner.nextByte(Scanner.java:1840)
        at tipedata.main(tipedata.java:9)


Contoh Penggunaan tipe data short

import java.util.Scanner;
class tipedata
{
	public static void main(String args[])
	{
		Scanner scan = new Scanner(System.in);
		short nilai;
		System.out.print("Masukkkan Nilai :");
		nilai = scan.nextShort();
		
		System.out.println("Nilai yang dimasukkan adalah :"+nilai);
	}
}

Output:
Masukkkan Nilai Pertama:-32768
Nilai yang dimasukkan adalah :-32768


Jika seandainya kita menginputkan nilai -32,769 dimana nilai tersebut berada diluar range yang mampu ditampung oleh tipe short, maka akan muncul exception seperti dibawah ini :
Masukkkan Nilai Pertama:-32769
Exception in thread "main" java.util.InputMismatchException: Value out of range.
 Value:"-32769" Radix:10
        at java.util.Scanner.nextShort(Scanner.java:1993)
        at java.util.Scanner.nextShort(Scanner.java:1946)
        at tipedata.main(tipedata.java:9)
Press any key to continue...


Contoh Penggunaan tipe data int

import java.util.Scanner;
class tipedata
{
	public static void main(String args[])
	{
		Scanner scan = new Scanner(System.in);
		int nilai;
		System.out.print("Masukkkan Nilai :");
		nilai = scan.nextInt();
		
		System.out.println("Nilai yang dimasukkan adalah :"+nilai);
	}
}

Output:
Masukkkan Nilai Pertama:2147483647
Nilai yang dimasukkan adalah :2147483647


Jika seandainya kita menginputkan nilai 2147483648 dimana nilai tersebut berada diluar range yang mampu ditampung oleh tipe int, maka akan muncul exception seperti dibawah ini :
Masukkkan Nilai Pertama:2147483648
Exception in thread "main" java.util.InputMismatchException: Value out of range.
 Value:"2147483648" Radix:10
        at java.util.Scanner.nextShort(Scanner.java:1993)
        at java.util.Scanner.nextShort(Scanner.java:1946)
        at tipedata.main(tipedata.java:9)
Press any key to continue...

Contoh Penggunaan tipe data long

import java.util.Scanner;
class tipedata
{
	public static void main(String args[])
	{
		Scanner scan = new Scanner(System.in);
		long nilai;
		System.out.print("Masukkkan Nilai :");
		nilai = scan.nextLong();
		
		System.out.println("Nilai yang dimasukkan adalah :"+nilai);
	}
}

Output:
Masukkkan Nilai Pertama:-9223372063854775808
Nilai yang dimasukkan adalah :-9223372063854775808


Jika seandainya kita menginputkan nilai -9223372063854775809 dimana nilai tersebut berada diluar range yang mampu ditampung oleh tipe int, maka akan muncul exception seperti dibawah ini :
Masukkkan Nilai Pertama:-9223372063854775809
Exception in thread "main" java.util.InputMismatchException: Value out of range.
 Value:"-9223372063854775809" Radix:10
        at java.util.Scanner.nextShort(Scanner.java:1993)
        at java.util.Scanner.nextShort(Scanner.java:1946)
        at tipedata.main(tipedata.java:9)
Press any key to continue...

Kesimpulan

Ketika akan memakai tipe data perhatikan range nilainya. Kita bisa saja menggunakan tipe data yang range nilai paling besar, namun jika nilai yang diinputkan adalah nilai yang relatif kecil maka sebaiknya gunakan tipe data yang range-nya lebih kecil, dikarenakan akan lebih menghemat memori.

Share this:

You Might Also Like:

Disqus Comments