Pusat Ilmu Secara Detil

Cara Membuat Huruf Tebal HTML

Cara Membuat Huruf Tebal HTML


Tutorial Dasar-Dasar HTML sesi kali ini akan mengetahkan tentang cara pembuatan huruf tebal HTML dan perbedaan tag<b> dan tag<strong> dalam level semantik HTML.

Dalam mempublikasikan sebuah konten artikel yang mengandung banyak kalimat, terkadang kita perlu memberi penekanan khusus terhadap sebuah kata dengan cara menebalkannya.

Nah sekarang bagaimana caranya menebalkan kata dalam HTML ?.  Pada HTML terdapat beberapa cara untuk membuat huruf tebal:
  • Menggunakan tag <b>..</b>
  • Menggunakan tag <strong>...</strong>
Dengan menggunakan tag<b>...</b> kita dapat membuat huruf tebal. Namun menurut w3school dan W3C berdasarkan spesifikasi HTML 5 spesifikasi, tag <b> harus digunakan sebagai pilihan terakhir bila tidak ada tag lain yang lebih sesuai.

HTML 5 menyatakan spesifikasi yang judul harus dilambangkan dengan tag <h1> sampai dengan tag<h6> , untuk menekankan teks harus menggunakan tag <em> , sedangkan untuk teks penting harus dilambangkan dengan tag <strong>.

Berikut ini contoh penggunaan tag<b>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Tutorial HTML DTC-ILMU</title>
</head>

<body>
<p>Belajar Dasar-dasar HTML di <b>DTC-ILMU</b></p>
<p><b>SEMOGA SUKSES</b></p>
</body>
</html>


Outputnya ditunjukkan oleh Gambar.1 dibawah ini :

(Gambar.1)


Membuat Huruf tebal dengan tag

Dengan menggunakan tab<strong>...</strong> kita juga dapat membuat sebuah kata menjadi tebal.
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Tutorial HTML DTC-ILMU</title>
</head>

<body>
<p>Belajar Dasar-dasar HTML di <strong>DTC-ILMU</strong></p>
<p><b>SEMOGA SUKSES</b></p>
</body>
</html>

Outputnya ditunjukkan oleh Gambar.2 dibawah ini :

(Gambar.2)


Perbedaan tag <b> dan tag <strong>dalam HTML

Jika kita perhatikan penulisan huruf tebal dari dua tag diatas: tag<b> dan tag<strong>, kita melihat output yang dihasilkan sama. Hal ini sering menjadi pertanyaan, apa perbedaan tag<b> dan tag<strong>.?


Secara visual (tampilan di browser) tidak terlihat perbedaanya. Ouput dari penggunaan kedua tag tersebut terlihat persis sama. Perbedaan akan terlihat ketika tunanetra mengakses web.

Agar mereka (tunanetra) dapat membaca konten web diperlukan sebuah screen reader dimana terdapat program text-to-speech. Jadi saat mereka membuka sebuah page di website, teks diterjemahkan dalam bentuk suara. Pembacaan teks yang dimaksud dibaca dari kode htmlnya, berdasarkan spesifikasi aturan HTML yang ditetapkan oleh W3C. Dalam hal ini tag<b> dan tag<strong> termasuk kategori text-level semantic.

Jika Anda menggunakan  tag <b>, program suara tidak akan melakukan hal berbeda ketika membaca teks itu. Tetapi jika Anda menggunakan tag <strong>, program suara akan membacanya dengan nada suara yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk menyampaikan kepada tunanetra bahwa teks tesebut penting.

Share this:

You Might Also Like:

Disqus Comments